Tuban, PCNU Online
Kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi bencana kembali digerakkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tuban. Melalui jajaran lembaga dan badan otonom (Banom), PCNU Tuban mengajak warga Nahdliyin untuk bersama-sama menggalang bantuan kemanusiaan.
Gerakan tersebut menyasar dua kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian, yakni warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Tuban yang menghadapi dampak kekeringan.
Ketua PCNU Tuban, KH Ahmad Damanhuri, mengatakan gerakan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan warga Nahdlatul Ulama terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana.
“Ini merupakan ikhtiar bersama untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan. Kami mengajak seluruh lembaga dan Banom NU di Kabupaten Tuban untuk ikut berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing,” ujar Ahmad Damanhuri.
Ia menjelaskan, kepedulian tersebut tidak hanya diarahkan kepada masyarakat di luar daerah yang sedang tertimpa bencana. PCNU Tuban juga memberikan perhatian kepada masyarakat di daerah sendiri yang menghadapi persoalan kekeringan.
“Sebagian dana kita arahkan untuk membantu saudara-saudara kita di NTT, dan sebagian lainnya untuk membantu masyarakat Tuban yang terdampak kekeringan. Semoga gerakan ini bisa memberikan manfaat dan meringankan beban masyarakat,” katanya.
Untuk memperkuat gerakan tersebut, PCNU Tuban menginstruksikan seluruh lembaga dan Banom di lingkungan PCNU Tuban agar ikut melakukan penggalangan donasi.
Instruksi itu tertuang dalam Surat Instruksi PCNU Tuban Nomor 804/PC.03/A.II.08.45/1643/9/2026 tertanggal 22 September 2026. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran PW LAZISNU Jawa Timur Nomor 0415/A-UND/LAZISNU-JATIM/IX/2026 serta hasil rapat koordinasi PCNU Kabupaten Tuban bersama lembaga dan Banom NU Tuban pada 19 September 2026.
PCNU Tuban meminta seluruh lembaga dan Banom bersinergi dalam pelaksanaan penggalangan donasi hingga batas waktu yang telah ditentukan. Gerakan tersebut diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama warga Nahdlatul Ulama dalam meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi bencana maupun kekeringan.





