BeritaLembaga NUNu NewsWARTA

Turba di MWCNU Kerek, PCNU Tuban Dorong Kaderisasi dan Pemetaan Potensi Warga NU

Tuban, PCNU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tuban terus memperkuat konsolidasi organisasi melalui kegiatan turun ke bawah (Turba) di seluruh wilayah kecamatan. Dalam kesempatan ini, pada Selasa (10/02/2026) turba dilakukan di Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kerek.

Ketua Tanfidziyah PCNU Tuban, KH Ahmad Damanhuri, menekankan pentingnya penguatan kaderisasi serta pemetaan potensi warga NU sebagai fondasi kemandirian organisasi.

Menurutnya, penguatan kaderisasi melalui Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD PKPNU) harus terus digalakkan. Kaderisasi dinilai menjadi kunci untuk membangun militansi, semangat, dan ghirah perjuangan warga NU agar tetap terjaga dan berkembang.

“Kaderisasi harus kita perkuat. Ini penting untuk membentuk semangat, militansi, dan ghirah perjuangan warga NU, selain kaderisasi yang sudah berjalan di badan otonom,” tegasnya.

Kiai Damanhuri juga menyoroti besarnya potensi warga NU, khususnya di Kecamatan kerek. Dengan jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 70 ribu jiwa, ia meyakini mayoritas masyarakat merupakan bagian dari Nahdliyin. Namun, potensi besar tersebut belum sepenuhnya terkelola secara optimal.

Ia mencontohkan bagaimana organisasi lain mampu mengelola aset dan potensi ekonomi dengan baik, sehingga menghasilkan manfaat nyata bagi warganya. NU, menurutnya, memiliki kekuatan sumber daya manusia yang sangat besar, namun masih perlu penguatan dalam aspek pendataan, perencanaan, dan pengelolaan ekonomi organisasi.

“Kita ini besar, tapi sering tidak terdata. Padahal kalau potensi ini dicatat, direkap, dan dikelola dengan baik, hasilnya bisa luar biasa untuk kemaslahatan warga NU,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Damanhuri mendorong pendataan menyeluruh dari tingkat ranting hingga cabang. Data mengenai jumlah warga, potensi ekonomi, pelaku usaha, hingga aset organisasi dinilai penting sebagai dasar perumusan program strategis ke depan.

Ia juga menyoroti keberhasilan pengelolaan unit usaha NU di daerah lain, seperti pengembangan air minum dalam kemasan, yang mampu memberikan kontribusi signifikan bagi organisasi. Menurutnya, hal tersebut bisa menjadi inspirasi bagi PCNU Tuban dalam mengembangkan kemandirian ekonomi.

“Kita punya potensi besar. Tinggal bagaimana dikelola secara profesional dan terstruktur agar manfaatnya kembali kepada warga Nahdliyin,” tambahnya.

Melalui kegiatan turba bertema silaturahmi dan konsolidasi ini, PCNU Tuban berharap dapat memetakan potensi di setiap wilayah secara lebih detail, sehingga program-program organisasi dapat disusun secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan koordinasi antara pengurus cabang, MWCNU, hingga ranting dalam rangka mewujudkan NU yang mandiri, berdaya, dan memberi manfaat luas bagi umat. Intaha. (Fiz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button