Tuban, PCNU Online
Program Ranting Ideal yang digagas PCNU Tuban mulai mendapat respons konkret dari struktur di tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). Dalam forum Ngopi Kader PCNU Tuban bersama MWCNU Rengel dan Soko, MWCNU Rengel mengajukan tiga ranting untuk menjadi pilot project Ranting Ideal.
Gagasan tersebut disampaikan Ketua MWCNU Rengel K. Dzakhoir Umar dalam forum yang berlangsung di Kantor MWCNU Rengel, Selasa (15/9/2026).
Tiga ranting yang diajukan adalah PRNU Banjararum, PRNU Rengel, dan PRNU Maibit. Ketiganya diproyeksikan menjadi percontohan dalam pelaksanaan program Ranting Ideal di tingkat bawah.
Program Ranting Ideal merupakan salah satu gagasan PCNU Tuban sebagai bentuk penguatan organisasi dari struktur paling bawah. Ranting sebagai ujung tombak organisasi didorong mampu menjalankan roda organisasi secara tertib dan aktif sesuai AD/ART NU serta Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama (Perkum NU).
K. Dzakhoir Umar menyampaikan bahwa MWCNU Rengel tidak sekadar mengajukan nama ranting. Struktur MWC juga menyatakan komitmen untuk mengawal proses pembentukannya hingga dapat berjalan sesuai target.
“MWCNU Rengel berkomitmen mengerahkan potensi kader yang ada untuk membantu, mendorong, serta memfasilitasi agar ranting yang ditunjuk bisa terwujud sesuai harapan,” demikian poin komitmen yang disampaikan dalam forum.
Langkah tersebut menjadi tindak lanjut konkret dari agenda optimalisasi kader dan penguatan struktur yang dibahas dalam Ngopi Kader. Sebab, penguatan organisasi tidak hanya bergantung pada aktivitas di tingkat PCNU maupun MWC, tetapi juga membutuhkan ranting yang hidup, tertata, dan mampu menjalankan fungsi organisasi di tengah masyarakat.
Dengan ditunjuknya tiga ranting sebagai pilot project, MWCNU Rengel membuka ruang pembelajaran sekaligus pengembangan model Ranting Ideal yang nantinya dapat menjadi referensi bagi ranting-ranting lainnya.
Ranting merupakan struktur yang bersentuhan langsung dengan warga NU. Karena itu, penguatan ranting menjadi bagian penting dalam memastikan kaderisasi, pelayanan organisasi, komunikasi keumatan, serta pelaksanaan program NU berjalan hingga tingkat paling bawah.
Dalam kegiatan tersebut, MWCNU Rengel tidak hanya menyatakan dukungan terhadap program Ranting Ideal, tetapi mulai menyiapkan tiga ranting sebagai proyek percontohan dengan komitmen pendampingan dan fasilitasi secara berkelanjutan. Intaha. (Fiz)





