Tuban, PCNU Online
Suasana khidmat menyelimuti kegiatan istighosah dan tasyakkuran dalam rangka alih status Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban menjadi Universitas Nahdlatul Ulama Makdum Ibrahim (UNUMA) Tuban, Rabu (09/09/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) dalam menyambut babak baru perjalanan pendidikan tinggi NU di Kabupaten Tuban.
Kegiatan dihadiri jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tuban, baik unsur Syuriyah maupun Tanfidziyah. Kehadiran para pengurus tersebut sekaligus menunjukkan dukungan dan kebersamaan NU Tuban terhadap proses transformasi perguruan tinggi yang berada di bawah naungan NU.
Rangkaian acara diisi dengan istighosah dan doa bersama. Istighosah dipimpin langsung Rois Syuriyah PCNU Tuban, KH. Ahsan Ghozali. Dengan lantunan doa dan dzikir, seluruh peserta memanjatkan harapan agar perubahan status IAINU menjadi UNUMA membawa keberkahan serta kemajuan bagi lembaga dan masyarakat.
Alih status tersebut bukan sekadar perubahan nama kelembagaan. Perubahan menjadi universitas menandai semakin luasnya ruang pengembangan pendidikan, keilmuan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Momentum tasyakuran pun menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang yang telah dilalui. Sekaligus menjadi doa bersama agar UNUMA mampu menjadi perguruan tinggi Nahdlatul Ulama yang unggul, berkarakter Ahlussunnah wal Jamaah, serta mampu menjawab kebutuhan zaman.
Kehadiran jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Tuban juga mempertegas bahwa pengembangan pendidikan merupakan bagian penting dari khidmah NU. Perguruan tinggi tidak hanya diharapkan mencetak lulusan secara akademik, tetapi juga melahirkan generasi yang memiliki integritas, keislaman, kebangsaan, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Dengan alih status tersebut, UNUMA Tuban memasuki fase baru. Tantangannya tentu tidak ringan. Namun, dukungan seluruh elemen NU, sivitas akademika, alumni, serta masyarakat menjadi modal penting untuk membawa kampus ini tumbuh lebih besar. Intaha. (Fiz)





