BeritaLembaga NUNu NewsWARTA

Sinergi UPZIS NU Care Lazisnu dan Muslimat NU Karangsari Tuban Santuni 51 Anak Yatim dan Dhuafa

Tuban, PCNU Online
Manajemen UPZIS NU CARE-LAZISNU Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Karangsari MWCNU Tuban Kota menunjukkan kepedulian nyata kepada sesama. Berkolaborasi dengan Pengurus Ranting Muslimat NU Karangsari, mereka menyelenggarakan kegiatan santunan bagi 51 anak yatim piatu dan dhuafa, pada Rabu (01/07/2026).

Acara yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Masjid Ath-Thoyyibah, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua PRNU Karangsari M. Ihsan Hadi, Ketua PAC Muslimat NU Tuban Kota Nyai Hj. Mu’azaroh, Manager Sub Area Ibu Suparmi, Ketua Ranting Muslimat NU Karangsari, Babinsa Kelurahan Karangsari, serta segenap pengurus takmir Masjid Ath-Thoyyibah.

Dalam sambutannya, Manager Sub Area LAZISNU, Ibu Suparmi, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut bulan suci Muharram 1448 H. Beliau memaparkan bahwa dana santunan yang disalurkan murni berasal dari gerakan kemandirian umat.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian bulan Muharram 1448 H. Alhamdulillah, dana yang disalurkan hari ini berasal dari perolehan KOIN NU serta kas iuran dari jajaran Muslimat NU,” ujar Ibu Suparmi.

Ketua PRNU Karangsari, M. Ihsan Hadi, dalam arahannya menyampaikan harapan besar agar seluruh warga Karangsari semakin kompak dan terlibat aktif dalam mendukung seluruh program yang dijalankan oleh NU maupun LAZISNU di tingkat ranting.

Beliau juga menekankan pentingnya mengoptimalkan perolehan KOIN (Kotak Infak) NU ke depan.

“Kami berharap perolehan KOIN NU bisa terus ditingkatkan. Dengan begitu, kemanfaatan yang dirasakan masyarakat akan jauh lebih luas, terutama untuk memberikan bantuan di bidang pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan,” tuturnya.

Gayung bersambut, Ketua PAC Muslimat NU Tuban Kota, Nyai Hj. Mu’azaroh, menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran Muslimat NU di tingkat bawah. Beliau menekankan agar keterlibatan Muslimat NU semakin ditingkatkan dalam membantu LAZISNU mengoptimalkan perolehan KOIN NU.

Selain itu, Nyai Hj. Mu’azaroh juga memberikan ajakan terbuka kepada warga perempuan di lingkungan sekitar untuk ikut berkhidmat di organisasi.

“Apabila ada warga, terutama kaum perempuan yang sudah berusia di atas 45 tahun, mari bergabung bersama Muslimat NU. Mari kita bersama-sama mengambil peran dalam kegiatan NU demi kemaslahatan dan memberikan manfaat yang nyata bagi warga NU di Karangsari,” pungkasnya.

Acara berjalan dengan lancar dan penuh haru saat prosesi penyerahan santunan kepada 51 anak yatim piatu dan dhuafa dilakukan. Sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan dana umat yang transparan dan kolaboratif mampu menghadirkan senyum dan kesejahteraan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button