Tuban, PCNU Online
Kegiatan Turba Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tuban di MWC NU Jatirogo berlangsung meriah di Auditorium Pondok Pesantren Al-Barmawy, Selasa (21/4) pukul 14.00 WIB.
Momentum tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, sehingga menjadi ruang refleksi penting tentang kiprah perempuan dalam organisasi.
Ketua PCNU Tuban KH Ahmad Damanhuri dalam sambutannya menegaskan bahwa semangat perjuangan Kartini hari ini nyata tumbuh dan berjalan di lingkungan Nahdlatul Ulama. Menurutnya, perempuan NU telah menunjukkan peran besar dalam menggerakkan organisasi maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.
“Turba hari ini bertepatan dengan Hari Kartini. Semangat Kartini ini terbukti berjalan di NU,” ujarnya di hadapan peserta.
Ia menyampaikan, berdasarkan pengamatannya selama mengikuti berbagai kegiatan organisasi, majelis-majelis NU yang dihadiri banyak kaum perempuan hampir selalu berlangsung lebih hidup, tertata, dan semarak. Hal itu menunjukkan besarnya kontribusi perempuan dalam menopang jalannya kegiatan.
“Di mana majelis NU banyak perempuannya, maka bisa dipastikan kegiatannya berjalan dengan baik dan semarak,” ungkapnya.
Menurut KH Ahmad Damanhuri, keterlibatan perempuan di berbagai sektor sangat berpengaruh, baik dalam pendidikan, dakwah, sosial, hingga penguatan organisasi. Karena itu, kehadiran badan otonom perempuan seperti Muslimat NU dan Fatayat NU menjadi kekuatan strategis yang harus terus diberdayakan.
Ia menilai, perempuan bukan sekadar pelengkap dalam organisasi, melainkan motor penggerak yang mampu menghadirkan energi, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan.
Turba PCNU Tuban di Jatirogo sendiri menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi antara pengurus cabang dan MWC NU. Kehadiran peserta perempuan yang mendominasi forum tersebut pun menjadi gambaran nyata bahwa semangat Kartini terus hidup dan memberi warna dalam gerakan Nahdlatul Ulama. Intaha. (Fiz)





