BeritaLembaga NUNu NewsWARTA

GP Ansor Jatim Perkuat Ketahanan Pangan: Integrasi Potensi Kader untuk Kesejahteraan Ekonomi Nahdliyin

Tuban, PCNU Online
Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Rengel menggelar agenda strategis penguatan sektor pertanian di Desa Campurejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Ahad (29/04/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya konkret mendorong kemandirian pangan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasatgaswil Patriot Ketahanan Pangan Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur, H. Deny Prasetya, jajaran Forkopimka Kecamatan Rengel, serta Anggota DPRD Kabupaten Tuban, H. Sigit. Turut hadir pula jajaran pengurus Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Tuban, yakni H. Hamim dan H. Abdurrahman, yang memberikan dukungan penuh terhadap penguatan sinergi lintas tingkatan organisasi.

Dalam arahannya, H. Deny Prasetya menegaskan bahwa peran kader GP Ansor saat ini tidak hanya terbatas sebagai penjaga nilai-nilai keulamaan, tetapi juga sebagai motor penggerak sektor strategis, khususnya pertanian.

“Transformasi kader sebagai penggerak pertanian, GP Ansor Jatim memandang kader bukan hanya sebagai benteng ulama, tetapi juga sebagai sumber daya manusia unggul yang wajib aktif dalam program swasembada pangan. Keterlibatan ini merupakan pengabdian ganda: menjaga stabilitas pangan nasional sekaligus memastikan kesejahteraan ekonomi di lingkungan pesantren dan masyarakat Nahdliyin”, ujarnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan capaian konkret yang telah dilakukan GP Ansor Jawa Timur dalam mendukung program ketahanan pangan, termasuk realisasi penanaman dalam skala luas.

“Sebagai langkah konkret, pada tahun 2025 ini, GP Ansor Jatim telah merealisasikan penanaman bibit di lahan seluas 350 hektare. Guna mendukung keberlanjutan masa tanam di wilayah Rengel, bantuan berupa hand sprayer serta benih tambahan dijadwalkan akan tiba di lokasi dalam kurun waktu 3 hingga 4 hari ke depan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Deny juga melakukan koordinasi langsung dengan pengelola Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setempat guna memastikan kesiapan data dan kebutuhan di lapangan.

“Koordinasi ini bertujuan memvalidasi data pengajuan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa hand tractor serta penyediaan benih unggul varietas Inpari 32”, terangnya.

Dukungan lintas sektor juga menjadi kunci dalam percepatan program ini. PAC GP Ansor Rengel terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan legislatif.

“Demi kelancaran program, PAC GP Ansor Rengel menjalin kolaborasi erat dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tuban. Dukungan dari legislatif melalui H. Sigit serta arahan dari pengurus PC GP Ansor Tuban, H. Hamim dan H. Abdurrahman, diharapkan mempercepat proses rekomendasi bantuan agar tepat sasaran bagi masyarakat bawah”, imbuhnya.

Menutup arahannya, H. Deny menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari kontribusi nyata dalam program nasional.

“Orientasi kami bukan sekadar seremonial belaka. Gerakan di Rengel ini harus terintegrasi dengan program swasembada pangan nasional untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Nahdliyin di tingkat akar rumput. Pertanian adalah ujung tombak stabilitas ekonomi rakyat yang harus kita jaga bersama,” tegas H. Deny Prasetya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk ekosistem pertanian yang mandiri di Kabupaten Tuban, dengan kader Ansor sebagai pelopor ketahanan pangan sekaligus penggerak utama ekonomi umat di bawah naungan Nahdlatul Ulama.

Penulis: Sahabat Hasan, PAC GP Ansor Rengel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button