BeritaLembaga NUMWCNUNu NewsWARTA

Turba di Parengan, Rais Syuriah PCNU Tuban Ajak Pengurus Istiqamah dan Jaga Soliditas

Tuban, PCNU Online
Kegiatan turun ke bawah (Turba) yang dilaksanakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tuban kembali berlanjut di Mejelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Parengan, Selasa (7/4/2026) sore.

Acara yang berlangsung di kantor MWC setempat mulai pukul 14.00 itu diikuti para pengurus dengan penuh kekhidmatan dan semangat kebersamaan. Kegiatan diawali dengan iftitah syuriyah yang disampaikan Rais Syuriyah PCNU Tuban, KH Ahsan Ghozali.

Dalam sambutannya, beliau terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul fitri kepada seluruh hadirin.

“Kami mengucapkan sugeng riyadin, minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin atas segala khilaf kami,” tuturnya.

Dalam taujihatnya, Kiai Ahsan mengutip pesan Nabi Muhammad SAW tentang amal paling utama yang pernah di wasiatnan Nabi kepada salah satu sahabatnya. Beliau menyampaikan hadis, “Qul amantu billah tsumma istaqim” (Katakanlah.. aku beriman kepada Allah, kemudian beristiqamahlah). Menurut beliau, pesan tersebut mengandung makna penting tentang keharusan menjaga konsistensi dalam keimanan dan amal perbuatan baik.

Ia menegaskan, nilai istiqamah juga harus diterapkan dalam berorganisasi, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama. Para pengurus NU yang telah dilantik dengan segala legalitasnya dan tanggung jawabnya harus mampu menjalankan amanah secara konsisten hingga akhir masa jabatan.

“Ketika kita sudah dilantik sebagai pengurus NU dengan segala tugasnya, maka kita harus semangat dan konsisten dalam menjalankan tugas tersebut sampai masa jabatan selesai,” tegasnya.

Lebih lanjut, kiyai asal ponpes Langitan ini mengajak seluruh pengurus untuk terus menjaga soliditas dan memperkuat semangat perjuangan dalam jam’iyah. Menurutnya, kekompakan dan istiqamah menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan dan kemajuan organisasi.

Kegiatan Turba ini diharapkan mampu memperkuat komitmen serta kebersamaan para pengurus dalam mengembangkan Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan hingga akar rumput. Intaha. (Fiz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button