Perkuat Tata Kelola Filantropi, LAZISNU Tuban Pacu Profesionalitas Manajemen Eksekutif
Tuban, PCNU Online
Upaya memperkuat tata kelola lembaga filantropi Islam yang profesional terus dipacu oleh NU Care-LAZISNU PCNU Tuban. Langkah strategis ini dilakukan guna mengoptimalkan pelayanan terhadap umat melalui penguatan kapasitas manajemen eksekutif, sebagai kunci utama dalam menjaga akuntabilitas serta efektivitas pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah.
Semangat tersebut tercermin dalam agenda peningkatan kapasitas Manajemen Eksekutif Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) NU Care-LAZISNU PCNU Tuban yang digelar di Ruang Rapat PCNU Tuban, Kamis (02/04/2026).
Kegiatan ini melibatkan jajaran Dewan Pengurus LAZISNU PCNU Tuban bersama seluruh elemen manajemen eksekutif, mulai dari Kepala Cabang, Supervisor Bidang Administrasi dan Keuangan, Supervisor Bidang Penghimpunan, Program dan Pendistribusian, hingga staf bidang SDM, aset, kehumasan, serta para relawan.
Kepala Cabang UPZIS NU Care-LAZISNU PCNU Tuban, Yahmani, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang bagi penguatan lembaga. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat cabang menjadi fondasi penting sebelum melakukan ekspansi standarisasi ke tingkat yang lebih luas.
“Pelatihan ini adalah bentuk komitmen kami untuk memperkuat struktur eksekutif di tingkat Cabang. Kami ingin memastikan bahwa setiap personel memiliki standar kompetensi yang sama dalam melayani umat,” tegas Yahmani.
Sementara itu, Ketua LAZISNU PCNU Tuban, Joko Hadi Purnomo, yang hadir sebagai narasumber utama, menekankan pentingnya tiga pilar dalam menjalankan roda organisasi.
“Tugas pokok dan fungsinya ini meliputi kejelasan peran setiap personel agar tidak terjadi tumpang tindih tanggung jawab, membangun alur informasi yang sehat antara pengurus dan eksekutif, juga menciptakan ritme kerja yang efektif dan terukur,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa profesionalitas dalam pengelolaan filantropi tidak hanya berhenti pada aspek teknis semata.
“Profesionalitas bukan sekadar soal keahlian teknis, melainkan bagaimana setiap individu dalam manajemen mampu menerjemahkan amanah donatur menjadi kemaslahatan yang nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Penguatan kapasitas ini tidak berhenti di tingkat kabupaten. Sebagai tindak lanjut, LAZISNU PCNU Tuban berencana menggelar program Madrasah Amil yang akan menyasar para Manajer Area UPZIS NU Care-LAZISNU di tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Tuban.





