BeritaNu NewsWARTA

Ziarah Makam Leluhur Kampung sebagai Ikhtiar Menjaga Tradisi dan Kearifan Lokal

Tuban, PCNU Online
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 23 Kampus Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban Posko 3 yang melaksanakan kegiatan ziarah ke makam Eyang Kakung Citro Kusumo, Kamis (09/07/2026).

Makam tokoh ini merupakan sesepuh kampung yang berada di Puncak Dusun Krajan, Desa Talangkembar, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.

Kegiatan ziarah ini diikuti oleh seluruh anggota KKN Posko 3 dengan anggota 18 mahasiswa sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu tokoh di Dusun Krajan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wujud pelestarian tradisi keagamaan dan budaya masyarakat setempat.

“Makam Eyang kakung Citro Kusumo dulunya semasih gesang merupakan tokoh yang paling disegani oleh masyarakat sekitar Dusun Krajan, karena mempunyai karamah yang keramat hingga sekarang jikalau orang mempunyai hajat Insyaallah dengan izin Allah, hajat yang diinginkan akan tercapai,” jelas Mbah Suharto sebagai kuncen makam.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan tahlil, dan doa bersama yang dipanjatkan untuk almarhum Eyang kakung yang dipimpin oleh Moch Syifa’ul Fu’ad, Divisi Program Talangkembar. Suasana berlangsung khidmat dengan harapan membawa keberkahan selama pelaksanaan program KKN di Dusun Krajan.

“Makan yang terkenal sampai sekarang yang masih diakui karamahnya adalah makam Eyang kakung Citro Kusumo, makam ini setiap 1 tahun sekali diadakan Haul yang diikuti oleh semua dusun-dusun yang ada di desa talangkemar,” ujar Bapak Siswanto, pemilik warung dekat makam.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Posko 3 berharap dapat menjalankan seluruh program kerja dengan lancar tanpa adanya halangan, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta mempererat hubungan antara civitas akademika IAINU Tuban dengan warga Dusun Krajan.

Kegiatan ziarah menjadi salah satu agenda awal mahasiswa KKN Posko 3 sebelum melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat selama masa pengabdian di Desa Talangkembar.

Penulis: Moch Syifa’ul Fu’ad, Mahaiswa IAINU Tuban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button