Aksi Nyata Pengabdian Masyarakat Kelompok 1, Sukses Gelar Gerakan Bersih Musala di Desa Remen
Tuban, PCNU Online
Mengawali langkah nyata, kelompok satu pengabdian masyarakat dari kampus Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban di Desa Remen mulai merealisasikan program kerjanya, Kamis (09/07/2026). Para mahasiswa langsung bergerak melakukan aksi sosial berupa pembersihan musala yang tersebar di sekitar wilayah Desa Remen. Aksi ini dengan menyasar dua rumah ibadah sekaligus.
Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa membawa berbagai perlengkapan kebersihan yang dibutuhkan, seperti pembersih kamar mandi dan sabun lantai. Namun, ada pula mahasiswa yang berfokus menyumbangkan tenaga langsung karena fasilitas alat kebersihan di lokasi sasaran dinilai sudah cukup memadai sehingga mempermudah pekerjaan mereka.
Koordinator Desa (Kordes) Pengabdian Masyarakat Kelompok Satu, Muhammad Puja Primadani mengungkapkan bahwa program kerja ini sengaja dipilih sebagai bentuk pendekatan awal yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin kehadiran kami di Desa Remen memberikan dampak langsung yang bisa dirasakan oleh warga. Memulai pengabdian dengan membersihkan musala adalah bentuk takzim kami, sekaligus upaya memberikan kenyamanan bagi warga yang hendak beribadah. Alhamdulillah, respons warga dan takmir sangat terbuka,” ujarnya.
Untuk memaksimalkan gerakan, tim pengabdian masyarakat ini membagi anggotanya ke dalam dua kelompok. Selain itu, aksi pembersihan yang berlokasi di area wisata ini mendapat respons positif dari pihak pengelola tempat ibadah setempat.
Bapak Harsentot, selaku pengurus Musala Al-Fatih yang berada di dekat kawasan pantai, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif para mahasiswa.
“Kehadiran adik-adik mahasiswa pengabdian masyarakat di Musala Al-Fatih dekat pantai ini membawa dampak yang sangat positif. Mereka sangat bersemangat menyapu halaman, membersihkan sawang, sampai bagian dalam tempat ibadah. Kegiatan resik-resik seperti ini sangat kami apresiasi dan semoga menjadi ladang pahala serta berkah untuk kelancaran program pengabdian mereka di Desa Remen,” terangnya.
Senada dengan hal tersebut, pengurus Musala Suhada’, Bapak Suwono juga turut menyampaikan apresiasinya atas inisiatif cepat yang diambil oleh para mahasiswa.
“Saya sangat bangga melihat kepedulian adik-adik mahasiswa pengabdian masyarakat ini. Baru saja dibuka kemarin, hari ini sudah langsung turun ke lapangan membantu menjaga kebersihan Musala Suhada’. Kegiatan rutin di hari Kamis ini tentu sangat membantu merawat musala kami. Semoga kerja sama yang baik ini terus terjaga selama masa pengabdian mereka di sini,” katanya.
Gerakan resik-resik tempat ibadah ini tidak hanya bersifat momentum sekali jalan, melainkan dijadwalkan secara rutin setiap seminggu sekali, tepatnya pada hari kamis.





