BeritaNu NewsWARTA

Ranting NU Palang Tuban Buktikan Semangat dari Akar Rumput, 45 Orang Hadiri Muktamar ke-35 NU di Tambakberas

Tuban, PCNU Online
Semangat menyukseskan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tidak hanya datang dari jajaran pengurus di tingkat cabang maupun Majelis Wakil Cabang (MWC). Energi itu juga mengalir kuat dari akar rumput.

Hal tersebut ditunjukkan Ranting Desa Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Sebanyak 45 orang yang dipimpin langsung Ketua Ranting NU Palang, K. Ali Mukhtar, berangkat menuju Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, untuk menghadiri sekaligus ikut menyukseskan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU, Ahad (30/8/2026).

Rombongan tersebut menjadi pemandangan tersendiri di tengah arus peserta dan pengunjung muktamar dari berbagai daerah. Jika selama ini rombongan yang hadir ke lokasi muktamar lebih banyak didominasi pengurus MWCNU, kali ini Ranting NU Palang menunjukkan bahwa semangat menghadiri muktamar juga tumbuh kuat hingga tingkat desa.

Sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tambakberas, rombongan Ranting NU Palang menyempatkan diri mampir dan beristirahat di Posko PCNU Tuban. Kehadiran rombongan tersebut mendapat sambutan hangat dari jajaran PCNU Tuban.

PCNU Tuban menyampaikan apresiasi atas semangat dan antusiasme Ranting NU Palang. Keikutsertaan 45 warga NU dari tingkat ranting dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap organisasi sekaligus dukungan terhadap suksesnya Muktamar NU ke-35.

“Biasanya rombongan pengunjung muktamar lebih banyak didominasi dari MWCNU. Namun kali ini berbeda dan luar biasa. Ranting NU Palang menunjukkan semangat yang sangat tinggi untuk hadir dan ikut menyukseskan muktamar,” demikian apresiasi yang disampaikan PCNU Tuban.

Bagi NU, muktamar bukan sekadar forum permusyawaratan tertinggi organisasi. Lebih dari itu, muktamar menjadi momentum memperkuat konsolidasi, mempererat ukhuwah, serta meneguhkan komitmen warga NU dalam menjaga keberlangsungan dan masa depan jam’iyah.

Semangat Ranting NU Palang menjadi bukti bahwa denyut perjuangan NU tidak hanya berada di ruang-ruang persidangan para elite organisasi. Dari tingkat ranting, warga NU pun memiliki perhatian dan kepedulian yang sama untuk ikut mengambil bagian dalam perjalanan besar jam’iyah. Intaha. (Fiz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button