BeritaNu NewsWARTA

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Yayasan Manbail Huda Kaliuntu Gelar Raker III Bersama Wakil Ketua DPRD Tuban

Tuban, PCNU Online
Pengurus Yayasan Manbail Huda Kaliuntu, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban menggelar Rapat Kerja (Raker) III Masa Khidmat 2023-2028 sekaligus Diskusi Publik pada Sabtu (30/5/2026). Acara yang berlangsung di Lantai 2 Ruang Rapat Kantor DPC PKB Tuban ini menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola lembaga pendidikan Islam di Bumi Wali.

Kegiatan strategis ini menghadirkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tuban, Dr. H. M. Miyadi, S.Ag., M.M., sebagai narasumber utama. Diskusi publik tersebut mengusung tema “Kebijakan Pemerintah Kabupaten Tuban terhadap Lembaga Pendidikan di bawah Yayasan dan Respon Terhadap UU Pondok Pesantren”.

Dalam paparannya, H. M. Miyadi memberikan motivasi mendalam bagi para pejuang pendidikan Islam mengenai hakikat pengabdian di madrasah yang penuh tantangan.

“Berjuang di pendidikan tidak bisa kita terlalu berharap kesejahteraan secara finansial, karena kita sama-sama tahu kondisi keuangan di madrasah. Meskipun begitu, kita tetap harus sungguh-sungguh memperjuangkan karena Allah yang mengatur,” ujar Miyadi.

Miyadi juga menekankan pentingnya menanamkan rasa hormat kepada guru selayaknya menghormati orang tua sendiri sebagai kunci keberkahan ilmu. Di akhir sesinya, tokoh yang dikenal religius ini turut membagikan ijazah amalan rohani berupa rutinitas puasa Senin-Kamis serta membaca Surat Yasin kepada para peserta.

Di tempat yang sama, Ketua Pengurus Yayasan, M. Ainul Yaqin, S.Ag., M.Pd.I., memaparkan visi strategis satu tahun ke depan. Yayasan berkomitmen membangun masa depan lembaga yang lebih maju, adaptif, akuntabel, serta ramah terhadap anak muda.

Gus Ainul Yaqin secara tegas menginstruksikan penguatan prinsip transparansi di seluruh lingkungan madrasah dan sekolah. “Seluruh kepala madrasah diwajibkan untuk mengawasi tata kelola finansial secara ketat dan selalu siap menghadapi audit kapan saja demi menjaga kepercayaan masyarakat,” tegas Gus Ainul Yaqin.

Untuk menghadapi tantangan zaman, yayasan mendorong seluruh tenaga pendidik untuk melek teknologi melalui keikutsertaan aktif dalam diklat, seminar, maupun Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Sinergi internal antara pondok pesantren dengan unit madrasah (MTs/SMA) juga akan direvolusi agar saling mendukung dalam menarik minat masyarakat.

Selain itu, peningkatan citra (branding) lembaga diperkuat melalui penegakan kedisiplinan santri, mulai dari aturan berpakaian, penanganan kenakalan remaja, hingga program potong rambut massal secara seragam guna membentuk identitas visual yang rapi dan tertib.

Berdasarkan laporan Sekretaris Yayasan, Moh. Husnul Marom, S.Or., jalannya raker dipertajam melalui empat Sidang Komisi, yaitu Bidang Pendidikan & Peningkatan SDM, Bidang Kepesantrenan, Bidang Usaha dan Sarpras, serta Bidang Humas dan Hubungan Lintas Sektoral.

Rangkaian acara yang dimulai sejak pagi hari dibuka dengan khidmat lewat lantunan Sholawat Mahallul Qiyam, serta mendapat arahan langsung dari Pembina Yayasan, K. Masduqi Ridwan, S.Pd.I. Seluruh kegiatan produktif ini ditutup dengan pembacaan doa pada sore hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button