Tuban, PCNU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi memperkenalkan logo beserta tema Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026. Muktamar kali ini mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa”.
Penetapan logo dan tema tersebut merupakan salah satu hasil rapat koordinasi Panitia Pelaksana Muktamar Ke-35 NU yang diselenggarakan di Aula Kantor Pusat Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Kamis (16/7/2026). Dikutip dari NU Online, dalam rapat tersebut, panitia membahas berbagai persiapan menuju pelaksanaan muktamar, termasuk menetapkan identitas visual dan tema kegiatan.
Sekretaris Panitia Pelaksana Muktamar Ke-35 NU, H Amin Said Husni, menyampaikan bahwa keputusan mengenai logo dan tema menjadi salah satu poin penting yang disepakati dalam rapat koordinasi tersebut.
“Salah satu keputusan penting yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut adalah penetapan logo resmi dan tema untuk Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama,” jelasnya.
Amin Said Husni menjelaskan bahwa desain logo Muktamar Ke-35 NU mengusung bentuk lengkungan yang membentuk angka 3 dan 5 menyerupai dua lingkaran yang saling terhubung. Visual tersebut mengandung makna kesinambungan perjuangan, persatuan, dan harmoni dalam perjalanan organisasi Nahdlatul Ulama.
“Secara filosofis, lingkaran tidak memiliki titik awal maupun akhir sehingga melambangkan nilai-nilai perjuangan NU yang terus berlanjut dari generasi ke generasi. Semangat dakwah, pendidikan, dan pengabdian kepada umat tidak pernah terputus, melainkan terus diwariskan sebagai mata rantai perjuangan para ulama. Bentuk melingkar juga mencerminkan prinsip merangkul, bukan memisahkan.”
Selain menggambarkan kesinambungan, bentuk lingkaran juga memberikan kesan dinamis yang mencerminkan gerak maju organisasi. Filosofi ini menunjukkan bahwa Nahdlatul Ulama mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah maupun tradisi pesantren yang menjadi landasan perjuangannya.
“Keseluruhan bentuk lingkaran ini menjadi simbol bahwa Muktamar Ke-35 merupakan ruang pemersatu seluruh elemen Nahdlatul Ulama untuk memperkuat konsolidasi dan menjaga kesinambungan perjuangan ulama,” lanjut keterangan tersebut.
Pada bagian tengah logo terdapat ilustrasi menara berkubah emas yang menjadi ikon Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Kehadiran elemen tersebut menegaskan identitas tuan rumah penyelenggara Muktamar Ke-35 NU sekaligus melambangkan pesantren sebagai pusat ilmu pengetahuan, dakwah, dan peradaban Islam.
“Posisi menara berada di pusat logo sebagai lambang bahwa pesantren tetap menjadi poros peradaban Nahdlatul Ulama.”
Bagi masyarakat maupun warga Nahdlatul Ulama yang ingin memperoleh logo resmi Muktamar Ke-35 NU, panitia telah menyediakan tautan unduhan dalam format digital melalui laman yang telah disiapkan.
Link download: https://bit.ly/logomuktamarnu35





