Tuban, PCNU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tuban terus menggencarkan agenda turun ke bawah (turba) sebagai sarana konsolidasi organisasi dan penguatan ukhuwah Nahdliyah. Kali ini, rombongan PCNU Tuban bersilaturahmi ke Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Senori, Selasa (21/04/2026), di Kantor MWCNU Senori mulai pukul 10.00 WIB.
Dalam sambutannya, Ketua PCNU Tuban KH Ahmad Damanhuri menegaskan bahwa kehadiran pengurus cabang ke wilayah kecamatan merupakan bagian dari ikhtiar menjaga persaudaraan serta merajut kebersamaan dalam perjuangan di tubuh Nahdlatul Ulama.
“Kami sowan ke sini dalam rangka menjaga ukhuwah, merajut kebersamaan dalam berjuang di Nahdlatul Ulama,” ujarnya di hadapan para pengurus MWC, ranting, lembaga, dan badan otonom yang hadir.
Ia menambahkan, upaya memperkuat ikatan antar warga Nahdliyin juga telah diawali melalui kegiatan ziarah ke makam para muassis NU di berbagai wilayah Kabupaten Tuban. Menurutnya, langkah tersebut penting sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri sekaligus meneladani perjuangan para ulama.
“Atas nama PCNU, kami menyampaikan taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir batin,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, KH Ahmad juga memberikan apresiasi terhadap karakter masyarakat Senori. Menurutnya, wilayah tersebut memiliki kekuatan dalam bidang keilmuan sekaligus keberanian dalam menjaga nilai-nilai perjuangan.
“Senori itu seperti Irak dalam hal madinatul ilmi, dan juga seperti Iran dalam hal keberaniannya,” katanya disambut tepuk tangan hadirin.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya memakmurkan masjid dengan kegiatan keagamaan, khususnya pengajian dan pendidikan keislaman. Menurutnya, masjid merupakan aset umat yang harus terus dijaga kebermanfaatannya.
“Masjid-masjid jangan sampai ditinggalkan. Harus digunakan untuk ngaji, karena masjid bagian dari aset NU yang harus dijaga kegiatannya dalam nasyrul ilmi,” tegasnya.
Turba PCNU Tuban di Senori tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara pengurus cabang dan MWCNU, sekaligus mendorong penguatan gerakan dakwah dan pendidikan di tingkat akar rumput. Intaha. (Fiz)





