Menata Ulang Arah Gerak, PAC Senori Usulkan Penguatan Fungsi Zona dalam Forum Rakorcab-Rapimcab PC IPNU IPPNU Tuban
Tuban, PCNU Online
Forum Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) dan Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) PC IPNU IPPNU Tuban yang diselenggarakan di Gedung DPRD Tuban menjadi ruang strategis bagi Pimpinan Anak Cabang (PAC) untuk menyampaikan evaluasi sekaligus gagasan penguatan organisasi, Ahad (14/06/2026).
Dalam forum tersebut, PAC IPNU IPPNU Senori hadir dengan delegasi yang terdiri dari Ketua PAC IPNU Muhammad Syahrul Muharram, Ketua PAC IPPNU Wahyu Qomariyatul Khoiriyah, Sekretaris PAC IPNU M. Badrul Munir, Waka II Bidang Kaderisasi Wiranto dan A. Agus Supriyanto, serta Waka I Bidang Organisasi IPPNU Nisrina Lutfiani.
Forum berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan dan masukan dari seluruh PAC se-Kabupaten Tuban. Dalam sesi pembahasan arah organisasi, PAC Senori menyoroti pentingnya penataan ulang sistem koordinasi zona sebagai instrumen penguatan gerak organisasi di tingkat akar rumput.
Menurut PAC Senori, keberadaan zona tidak hanya berfungsi sebagai penghubung komunikasi antara cabang dan PAC, tetapi juga harus mampu menjadi ruang pendampingan, monitoring, dan percepatan program secara berkelanjutan.
Salah satu poin utama yang disampaikan adalah penguatan tanggung jawab Koordinator Zona (Korzon), khususnya wilayah Tuban Selatan. PAC Senori menilai bahwa fungsi koordinatif Korzon perlu diperjelas dan dioptimalkan agar tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, melainkan mampu menjalankan tugas pendampingan terhadap perkembangan organisasi di masing-masing PAC.
Melalui pola koordinasi yang lebih terstruktur, Korzon diharapkan dapat menjadi fasilitator penyelesaian persoalan organisasi, penghubung informasi yang cepat, serta penggerak sinergi antar-PAC dalam satu wilayah zona.
Selain itu, PAC Senori juga mengusulkan penataan kembali arah gerak zona sebagai pusat kolaborasi dan pengembangan kapasitas kader. Menurut pandangan PAC Senori, yang disampaikan oleh Wiranto Waka II Kaderisasi.
“Keberadaan zona akan lebih berdampak apabila diarahkan sebagai wadah berbagi praktik baik, penguatan kapasitas kepemimpinan, dan pengembangan inovasi program yang relevan dengan kebutuhan kader di setiap wilayah. Ujarnya. Dengan demikian, zona tidak hanya menjadi struktur administratif, tetapi benar-benar berfungsi sebagai ruang pemberdayaan kader secara kolektif,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut dari usulan tersebut, PAC Senori merekomendasikan beberapa program yang dapat dilaksanakan secara berkala melalui koordinasi zona, di antaranya Forum Evaluasi Zona Triwulanan, Safari Organisasi dan Pendampingan PAC, Kelas Penguatan Administrasi dan Kepemimpinan PAC, sebagai sarana mempererat solidaritas, bertukar gagasan, dan membangun jejaring kader lintas kecamatan.
“Melalui usulan yang disampaikan dalam forum Rakorcab-Rapimcab ini, PAC IPNU IPPNU Senori berharap sistem zona dapat kembali diperkuat sebagai instrumen strategis dalam menata arah gerak organisasi,” tambahnya.
Dengan koordinasi yang lebih aktif, pendampingan yang berkelanjutan, dan program kolaboratif yang terukur, zona diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi tumbuhnya organisasi yang lebih solid, responsif, dan progresif di masa mendatang.





