Empat Hari di Dlundung, Mahasiswa Psikologi UNUMA Tuban Bangun Ikatan Lewat EMPATIA
Tuban, PCNU Online
Di tengah dinginnya udara dan indahnya alam Dlundung, Mojokerto, mahasiswa Psikologi Universitas Nahdlatul Ulama Makhdum Ibrahim Tuban (UNUMA) Tuban kembali menghadirkan sebuah kegiatan yang penuh dengan kehangatan, kebersamaan, dan kekeluargaan. Kegiatan tersebut adalah E.M.P.A.T.I.A. atau Empat Hari Penyatuan Hati Ceria yang dilaksanakan pada tanggal Rabu (26/08/2026) di Kampus UNUMA Tuban, kemudian dilanjut pada Senin-Rabu, (28-30/09/2026) di Mojokerto.
Meski berlangsung di tengah suasana alam yang dingin, kegiatan Empatia justru menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk saling menghangatkan. Bukan hanya melalui aktivitas bersama, tetapi juga melalui cerita, tawa, perhatian, dan kepedulian yang terjalin antara mahasiswa baru dan mahasiswa senior.
EMPATIA bukan sekadar kegiatan untuk berkumpul di luar kampus. Kegiatan ini menjadi ruang untuk mengenal satu sama lain secara lebih dekat. Mahasiswa baru mendapatkan kesempatan untuk mengenal lingkungan akademik dan keluarga besar Psikologi UNUMA Tuban. Sementara itu, mahasiswa senior memiliki ruang untuk berbagi pengalaman, memberikan motivasi, serta mendampingi mahasiswa baru dalam memulai perjalanan mereka sebagai mahasiswa psikologi.
Dalam suasana yang lebih santai dan jauh dari rutinitas perkuliahan, berbagai cerita mulai dibagikan. Ada cerita tentang pengalaman selama menjadi mahasiswa, tantangan dalam menjalani perkuliahan, harapan di masa depan, hingga berbagai pengalaman sederhana yang akhirnya menciptakan kedekatan. Dari percakapan-percakapan tersebut, muncul rasa saling memahami dan rasa memiliki sebagai bagian dari keluarga besar Psikologi UNUMA Tuban.
Kegiatan Empatia juga menjadi momentum untuk membangun hubungan antara mahasiswa baru dan senior. Perbedaan angkatan tidak menjadi batas untuk saling mengenal. Justru melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar bahwa perjalanan di dunia perkuliahan tidak harus dijalani seorang diri. Ada teman, senior, dan keluarga akademik yang dapat menjadi tempat untuk berbagi dan saling menguatkan.
Bagi mahasiswa Psikologi UNUMA Tuban, EMPATIA memiliki makna yang lebih dalam. Kegiatan ini telah menjadi salah satu agenda tahunan yang terus dijaga dan dikembangkan oleh mahasiswa psikologi UNUMA. Tahun ini menjadi tahun ketiga pelaksanaan Empatia, sekaligus menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan tersebut terus tumbuh dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Empati seolah menjadi wajah dan ruh dari keluarga besar Psikologi UNUMA Tuban. Di dalamnya terdapat semangat untuk merangkul, mengenal, memahami, dan berjalan bersama. Nilai-nilai tersebut juga memiliki keterkaitan erat dengan semangat psikologi yang menempatkan manusia sebagai individu yang perlu didengar, dipahami, dan dihargai.
Lebih dari sekadar agenda tahunan, EMPATIA menjadi ruang untuk membangun ikatan emosional antarmahasiswa. Kegiatan ini mengajarkan bahwa menjadi mahasiswa bukan hanya tentang mendapatkan nilai dan menyelesaikan tugas perkuliahan. Ada proses membangun relasi, belajar memahami orang lain, mengembangkan kepedulian, dan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan bersama.
Di bawah dinginnya udara Dlundung, Mojokerto, kehangatan justru lahir dari kebersamaan. Tawa yang sederhana menjadi kenangan. Cerita yang dibagikan menjadi pengikat. Pertemuan yang awalnya terasa asing perlahan berubah menjadi kedekatan.
EMPATIA menjadi pengingat bahwa setiap mahasiswa memiliki cerita dan perjalanan masing-masing. Ketika cerita tersebut dipertemukan dalam ruang yang penuh keterbukaan dan kebersamaan, lahirlah sebuah keluarga baru.
EMPATIA bukan hanya tentang empat hari. EMPATIA adalah tentang bagaimana hati dipertemukan, perbedaan dirangkul, dan kebersamaan dirawat.
Dari Dlundung, mahasiswa Psikologi UNUMA Tuban membawa pulang lebih dari sekadar kenangan. Mereka membawa cerita, persahabatan, pengalaman, dan rasa memiliki terhadap keluarga besar Psikologi UNUMA Tuban.
Karena pada akhirnya, Psikologi UNUMA Tuban bukan hanya tempat untuk belajar tentang manusia, tetapi juga tempat untuk belajar menjadi manusia yang mampu memahami dan merangkul sesamanya.
E.M.P.A.T.I.A. Empat Hari Penyatuan Hati Ceria. Merangkul dalam kebersamaan, tumbuh dalam persaudaraan.
Penulis: Mukhlis Hadi, Mahasiswa Psikologi UNUMA Tuban.





