BeritaNu NewsWARTA

Sambut Mahasiswa Baru, HIMAPSI UNUMA Tuban Gelar Acara Empatia

Tuban, PCNU Online
Himpunan Mahasiswa Psikologi Islam (HIMAPSI) Universitas Nahdlatul Ulama Makhdum Ibrahim (UNUMA) Tuban mengelar acara gathring jurusan pada Rabu (26/8/2026). Himapsi UNUMA Tuban melabeli acara gathering jurusan ini dengan nama “EMPATIA”, kependekan dari (empat hari penyatuan hati ceria).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenalkan mahasiswa baru Psikologi terhadap teman seprodi, kakak tingkat, juga dosen yang mengampu Prodi Psikologi. Tak hanya itu, EMPATIA juga bertujuan untuk meningkatkan rasa empati sesama calon mahasiswa baru.

Kegiatan berlangsung di Aula KH Hasyim Asy’ari dan diikuti oleh calon mahasiswa baru Prodi Psikologi Islam. Acara berlangsung dari jam 09.00, dibuka dengan sambutan ketua pelaksana serta rekan-rekan Himapsi, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sedikit cerita bersejarah tentang bagaimana adanya kegiatan empatia yang menjadi tradisi Prodi Psikologi Islam UNUMA setiap tahun.

Jendral Himapsi, Syahdi Alhakimie dalam materi sejarah empatia mengatakan bahwa EMPATIA dijalankan atas dasar penguatan sistem kekeluargaan yang kita terapkan terlebih dahulu sebelum mahasiswa baru mengikuti acara PBAK dari kampus.

“Kegiatan EMPATIA ini bertujuan untuk mengenalkan para mahasiswa baru agar jika PBAK kampus berlangsung mahasiswa psikologi sudah dapat saling mengenali dan berteman lebih awal,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menghadirkan matrikulasi psikologi dari Abdul Lathif, serta diskusi menarik yang dipimpin langsung oleh beliau. Para mahasiswa baru nampak begitu bersemangat dalam diskusi tersebut. Hal ini menambah kedekatan para mahasiswa baru dengan dosen dan kakak tingkat mereka.

Salah satu peserta mengaku kegiatan tersebut memberikan wawasan baru mengenai psikologi, “Wahh ternyata psikologi tuh cakupannya luas ya aku kira cuman seputar jiwa doang,” katanya.

Usai dalam kegiatan rangkaian materi tadi, mahasisa baru di arahkan untuk rehat “ishoma” sejenak. Tentunya kegiatan empatia ini tidak berhenti hanya sampai di situ. Usai mengisi amunisi dan salat, para mahasiswa disuguhi permainan seru antarkelompok yang mengasah problem solving, ketelitian, serta kekompakan antarkelompok.

Dalam permainan ini, diibaratkan sebagai pencarian akar permasalahan, “Ibaratnya seperti sebuah pohon. Kalau kita hanya memotong daun atau ranting yang bermasalah, masalahnya bisa muncul lagi. Tetapi kalau kita menemukan dan memperbaiki akarnya, pohon tersebut bisa tumbuh dengan lebih baik,” lanjutnya.

Usai dengan sesi permainan, kegiatan ini dilanjutkan dengan refleksi dan penyampaian pesan serta kesan dari para peserta. Suasana hangat dan penuh kebersamaan menjadi penutup rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak pagi. Para mahasiswa berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk bersenang-senang, tetapi juga mampu mempererat hubungan, meningkatkan rasa kekeluargaan, serta membangun solidaritas antarmahasiswa Psikologi Islam.

Dengan berakhirnya kegiatan EMPATIA, Himpunan Mahasiswa Psikologi Islam berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat terus diterapkan dalam kehidupan perkuliahan dan kegiatan organisasi.

Penulis: Syahdi Alhakimie, Mahasiswa UNUMA Tuban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button